Areal pameran terbesar di Jawa Tengah mengalami kejayaan hingga akhir 1997. Itulah lokasi Pekan Raya Promosi dan Pembangunan (PRPP). Tapi kondisi saat ini memprihatinkan, mesti harus mendapatkan perhatian yang lebih baik dan dicari solusi pengelolaannya. Bagi yang pernah datang ke arena pameran ini biasanya diselenggarakan tiap bulan Agustus bisa menjadi nostalgia tersendiri. Namun hingga saat ini masih dipergunakan sebagai ajang pameran tetapi minat pengunjung untuk datang mengalami penurunan.
Selasa, 31 Juli 2012
Jalur Ganda Pekalongan - Semarang
Proyek MP3EI untuk koridor Jawa Tengah salah satunya adalah pembangunan jalur ganda dan fasilitas penunjang prasarana lalu lintas Pekalongan - Semarang panjang 87,9 Km sedang dalam pengerjaan. Pembangunan fisik ini melalui APBNP tahun 2011. Lokasi pengerjaan saat ini telah sampai di area perlintasan bandara Ahmad Yani Semarang.
Selasa, 17 Juli 2012
Pameran Produk Unggulan JATENG
Pameran produk unggulan yang digelar oleh Bappeda Jateng melaui FPESD 11-15 Juli 2012 lalu di ikuti 35 FEDEP se Jawa Tengah. Hampir sebagian besar peserta menampilkan produk batik. Bersamaan dengan datangnya liburan sekolah, tamu pengunjung pameran cukup banyak dan sebagian besar pengunjung merogoh kocek untuk membeli batik. Karena disini pengunjung dapat memilih aneka macam batik, sehingga pengunjung lebih leluasa dan banyak pilihan. Pada kesempatan yang sama banyak pengunjung bertanya apa itu kepanjangan FEDEP. Pertanyaan ini sering ditanyakan pada stan konsultasi bisnis yang membantu pengunjung untuk menunjukkan potensi dan produk dari mana barang tersebut dibuat.
Senin, 18 Juni 2012
Daya Tarik Wisata Melalui Dugderan
Kegiatan rutin atau budaya masyarakat Semarang menjelang
datangnya bulan Ramadhan dengan adanya prosesi dugderan apakah dapat menjadi
agenda rutin dan dapat menjadi daya tarik wisatawan dari luar Jawa Tengah?. Ini
yang menjadi pemikiran bersama terkait pencanangan program Visit Jateng 2013.
Perihal promosi wisata , siapa saja berhak menjual potensinya untuk
mendatangkan wisatawan agar berkunjung ke wilayahnya. Jawa Tengah dan Semarang
khususnya ternyata menjadi incaran promosi dari wilayah lain. Seperti contoh
Jakarta great sale, promosinya di tempat tempat pemasangan iklan di sudut sudut
kota nampak terpasang disana. Juga dari Negara lain seperti Malaysia memasang
baliho besar potensi wisatanya dan mengajak warga Semarang berkunjung kesana.
Inilah persaingan yang terjadi. Dimana pemerintah provinsi mencanangkan program
visit Jateng, dilain pihak dijadikan tempat promosi dari wilayah lain. Hal ini
menjadi tantangan tersendiri , menurut kajian
terkait efektifitas dalam promosi diketahui bahwa media promosi melalui
surat kabar menempati 44,44%, internet 22,22%, televise 18,51%, lainnya seperti
radio, pameran dan baliho sebanyak 7,40%. Walaupun diketahui media promosi
tertinggi melalui media cetak. Namun bagi pihak yang mempunyai gawe atau
penyelenggara lebih menyukai pemasangan baliho dan spanduk spanduk.
Minggu, 27 Mei 2012
Batik Lasem Banyak Diminati
Menginjak hari ketiga pameran Finance & UMKM yang digelar Kadin di Mall Ciputra Simpang Lima Semarang, produk batik sangat diminati oleh para pengunjung dan tertarik membelinya. Hal ini diakui Rifai yang membuka stannya dengan produk batik khas Lasem. Corak batik Lasem yang cerah, secara histori batik ini sudah dikerjakan sejak lama oleh pendatang dari China ketika mendarat di Lasem sehingga warna maupun motif menganut dari sana. Selain batik Lasem, dari Pemalang yang mengembangkan batik warna alamnya ternyata cukup laris. Pengunjung yang datang ke stand selalu menanyakan untuk membeli batik warna alam. Konsumen sudah mulai tertarik pada batik yang proses pewarnaannya menggunakan warna alam yang tersedia banyak di Indonesia.
Jumat, 25 Mei 2012
Pertanian Organik Sukoharjo
Desa Grogol Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo giat melaksanakan pembangunan desa melalui berbagai program. Ada 16 potensi unggulan warga yang dapat dikembangkan untuk memakmurkan warga desa. Salah satunya adalah agrobisnis melalui usaha pertanian terpadu secara organik. Demikian yang disampaikan Supriyadi selaku Kades desa Grogol. Desa ini telah merapkan pertanian terpadu antara peternakan dan pertanian yaitu pemanfaatan kotoran ternak dijadikan pupuk untuk tanaman padi dan air seni ternak diolah menjadi pestisida alami.
Rabu, 09 Mei 2012
Semarang Menuju Kota MICE
Hasil penelitian mengenai daya tarik kota Semarang sebagai ibu kota Jawa Tengah bila perencanaan dan tata kota dilakukan secara konsisten. Maka yang menyebutkan daya tarik budaya sebanyak 36%, religi sebanyak 28%, pantai 20%, alam 12%, lainnya seperti tempat hiburan 4%. Tempat yang lebih banyak dikunjungi adalah wisata religi, budaya, pantai dan alam, lainnya seperti awang Sewu, Kota Lama, Sam Po Kong atau sejarah serta tempat makam. Dalam sektor bisnis terkait kegiatan MICE kegiatan dalam bentuk festival sebesar 40%, pameran 30%, pagelaran 13,3%, budaya 13,3 %, road show 3,34 %. Tempat pelaksanaan terbanyak di tempat terbuka 52,63 %, mall 31,58 % dan hotel 10,52 %. Jejaring di Kota Semarang di dominasi swasta 29,41 %. Hal ini mengindikasikan bahwa kegiatan atau event yang diselenggarakan melibatkan pihak swasta. Situasi pasar berkaitan dengan produk, tempat, harga, promosi dan lainnya. Yang menekankan harga sebesar 22,22 %, produk 22,22 %, promosi sebesar 22,22%, sedangkan tempat 16,66 %. Hal tersebut menunjukkan wisatawan melihat hasil karya dimana mereka berwisata, selanjutnya melihat berapa harganya serta bagaimana promosinya.
Langganan:
Postingan (Atom)
