original styles
Vasque Shoes

Jumat, 19 Desember 2014

Pondok Carica Patara Wonosobo

Bagi konsumen carica atau yang pernah berkunjung ke Wonosobo dan sempat membeli minuman carica bermerek Patara merupakan produk Wekso Pribiantoro. Nama Patara menurut empunya diambil dari nama pak toro lalu disebut patara agar nama lebih keren. Dibawah naungan KUB Berkah Mandiri minuman buah carica dibuat dan dibranding agar carica ini merupakan produk Wonosobo. Aktivitas pengembangan produk asli Wonosobo diwadahi dalam tiga kelompok yaitu Asosiasi Pengusaha Carica, Klaster Carica yang dimotori FEDEP dan Masyarakat Perlindungan Industri Geografis. Sejumlah 120 pengusaha bidang minuman carica baru terdapat 18 pengusaha yang tergabubng dalam asosiasi. Namun KUB Berkah Mandiri memayungi juga produk produk seperti dodol carica, selai carica, sirup carica dan produk makanan lain yang dibranding melalui KUM Berkah Mandiri.

Minggu, 09 Juni 2013

Koleksi Barang Antik

Di Semarang pada 6-9 Juni 2013 lalu telah digelar produk industri mebel di Lawang Sewu. Dalam acara tersebut di ikuti perusahaan furniture indoor maupun outdoor serta UMKM berbagai bidang kerajinan. Pameran ini bermaksud memantapkan posisi Jawa Tengah sebagai produsen mebel dan furniture dalam kancah dunia. Ketenaran mebel Jateng terutama dari Jepara sudah tidak asing di telinga kita. Namun uniknya diantara peserta terdapat kolektor benda benda kuno dan antik mulai dari perangko, mesin ketik hingga produk materi iklan pada jaman dulu.

Selasa, 19 Februari 2013

7 Unggulan OVOP Jateng

Dinas Koperasi Jawa Tengah telah menetapkan 7 produk unggulan OVOP melalui Koperasi. Hal ini disampaikan pada acara Pengembangan Produk Unggulan Daerah Dengan Pendekatan One Village One Product ( OVOP ) Melalui Koperasi. Ketujuh unggulan tersebut adalah :
  1. Kopinkora Agawe Makmur Sragen, produk sarung Goyor.
  2. KSU Era ATBM Jaya Pemalang, produk sarung Goyor.
  3. KSU Paguyuban Tenun Troso Jepara, produk tenun Troso.
  4. KSU Bogor Makmur Klaten, produk Tenun Lurik
  5. Koperasi Syarikat Dagang Kauman Solo, produk Batik
  6. KSU Bogor Makmur Cilacap, produk Gula Kelapa.
  7. KSU Sambon Boyolali, produk kerajinan kulit ikan pari.
Hadir pula Neddy Refinady Halim dari Deputi Bidang Pemasaran & Jaringan Usaha Kemenkop menyampaikan bahwa netwok koperasi umumnya masih lemah.

Minggu, 20 Januari 2013

Lomba Ide Usaha Kemenkop

Melalui Deputi Pengembangan SDM Kemenkop RI diselenggarakan lomba proposal usaha dalam rangka program Gerakan Kewirausahaan Nasional 2013. Kriteria antara lain ide bisnis logis, kreatif, inovatif, produktif, prospektif. Proposal yang masuk nantinya akan dipilih sebanyak 1500 proposal dari seluruh Indonesia. Untuk mendapatkan informasi mengenai lomba ini dapat mengunjungi http://www.spiritgkn.com

Senin, 17 Desember 2012

Wirausahawan Informal Mandiri

Usaha skala mikro umumnya merupakan usaha informal yang dikelola oleh wirausahawan informal sekaligus penyangga penyerapan tenaga kerja. Sumbanhan UMKM terhadap PDB kisaran 56,7 persen, hampir separoh ekonomi nasional disumbang oleh 0,1 persen usaha besar. Pemerintah pusat dan daerah harus lebih intens mengatasi masalah sektor informal, karena sektor informal harus dijadikan wirausahawan mandiri informal untuk ditransformasikan menjadi formal. Dari sisi birokrasi harus ramah terhadap usaha mikro dan kecil sehingga lebih mudah untuk didorong naik skalanya menjadi usaha skala sedang. Selain itu konsolidasi kelembagaan, investasi teknologi tepat guna dan inovasi perlu dilakukan.

Rabu, 28 November 2012

Membangun Bisnis Jenang

Pada waktu kecil dulu bila menempuh perjalanan dari Pati ke Semarang tentu bis akan berhenti di terminal Kudus cukup lama. Bersamaan itu para pedagang menaiki bus dan menawarkan jenang kudus yaitu Sinar 33. Jenang ini menjadi favorit di jamannya yaitu era 1980 an. Setiap bepergian oleh oleh jenang dari Kudus seolah olah menjadi menu wajib dan bila kita memakannya akan mengenang masa tempo dulu. Kini dengan semakin majunya jaman pemilik usaha ini menyiapkan diri bahkan merambah pasar luar negeri. Untuk mengenalkan produknya jenang ini mengambil brand jenang Mubarok. Padahal sebelumnya mempunyai produk legendaris yaitu Sinar 33 yang pada saat itu berkompetisi dengan jenang cap keris. Muhammad Hilmy pewaris tahta jenang Mubarok melalui sentuhan tangannya selalu berinovasi baik dari sisi rasa hingga pengemasan melakukan lompatan yang jauh sehingga berbagai penghargaan diterimanya.Tidak hanya itu saja penetrasi pasar serta ikut dalam forum forum bisnis selalu di ikutinya. Kini produk jenang Mubarok mudah didapatkan dimana saja tidak harus pergi ke kota Kudus terlebih dahulu.

Selasa, 20 November 2012

Ide Bisnis Kaum Muda

Di Semarang baru baru ini digelar kontes wiramuda yang bertujuan membangkitkan semangat berusaha dalam jiwa para pemuda untuk lebih mandiri. Kontes tersebut diperuntukkan terhadap ide usaha yang akan dijalankan. Jadi ide tersebut belum pernah ada yang menjalankan dengan usaha yang sama atau ide tersebut merupakan inovasi usaha sejenis. Dari peserta yang ikut berlaga dengan proposal yang diajukan kepada penyelenggara terdapat berbagai bidang usaha baik berupa makanan, minuman, jasa hingga teknologi informasi. Umumnya mereka sudah berani mengemukakan pendapatnya atau ide usahanya serta langkah langkah untuk menjalankan. Dari lomba ini banyak potensi yang perlu mendapatkan pendampingan walaupun telah ditetapkan 10 besar pemenang dan 10 pemenang kategori harapan.