original styles
Vasque Shoes

Jumat, 16 Maret 2012

Bunga Kredit Ideal Kisaran 4 - 5 Persen

Bila produk usaha kecil mau bersaing dengan produk dari luar karena konsekuensi globalisasi, bunga kredit perbankan idealnya pada kisaran 4-5%. Demikian salah satu hasil diskusi antara Asosiasi di Jateng dengan Panja suku bunga Komisi XI DPR baru baru ini di Semarang. Mengingat posisi Indonesia saat ini di kalangan ASEAN suku bunga masih tinggi kisaran 11 - 13% bila dibandingkan seperti Philipina, Singapura, Malaysia. Namun masih unggul bila dibanding Laos dan Vietnam. Dalam praktek terjadi diskriminasi pengenaan suku bunga tehadap usaha korporasi, usaha menengah dan usaha kecil terjadi perbedaan pengenaan suku bunga. Alasan biaya operasional perbankan yang cukup tinggi sudah tidak relevan lagi sebagai alasan pengenaan suku bunga yang tinggi tersebut. Lemahnya peran BI saat ini dalam pengawasan perbankan bisa dikatakan menjadi salah satu penyebab. Sebagai contoh suku bunga BI sudah diturunkan tidak serta merta perbankan mengikuti turun. Bahkan sebaliknya bila BI menaikkan suku bunga, maka cepat cepat perbankan ikut naik. Dari penyerapan aspirasi oleh Panja suku bunga DPR ini dengan asosiasi asosiasi di Jateng diperoleh informasi bahwa DPR telah mendorong suku bunga bisa pada kisaran 5-7% namun hal ini tidak serta merta didukung oleh Menteri Keuangan dan Kementrian BUMN. Inilah pangkal persoalannya, namun optimisme pengembangan usaha kecil menengah akan terus diupayakan.

Kamis, 15 Maret 2012

FGD Pengembangan Batik

Focus group discusion Batik yang digagas Disperindag menghasilkan kesepakatan diantaranya memang perlu adanya kompetensi terhadap pembuatan batik. Jika dianggap barang seni memang akan susah membuat suatu ketentuan kompetensi atau tidaknya bagi individu atau orang yang membuat batik tersebut. Karena batik sudah sejak dahulu ada. Dikhawatirkan oleh peserta jika kompetensi pembatikan ini nantinya menjadi beban biaya lagi. Peserta sebagian besar setuju batik perlu dipertahankan dan disiapkan infrastruktur pengembangan dan litbangnya. Agar batik yang telah menjadi warisan budaya bisa diselamatkan dan mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Hadir dalam FGD tersebut dari IKM batik Solo, Pekalongan, Kudus, Pati dan Semarang.

Selasa, 13 Maret 2012

Desa Ngroto Butuh Pendampingan

Desa Ngroto merupakan wilayah yang terletak di Kecamatan Cepu Blora. Memiliki luas wilayah 137,200 Ha yang didominasi pertanian dengan areal sawah tadah hujan. Saat ini melalui sentuhan PNPM Mandiri Perkotaan , Desa Ngroto telah menjadi pusat pengembangan Usaha Kecil Menengah dengan tiga komoditas yaitu; eggroll waloh, kerajinan limbah kayu dan kerajinan limbah sampah. Dari hasil pendampingan ini masih dirasakan kendala dalam pemasaran hasil produk. Sehingga membutuhkan uluran kerjasama dengan berbagai pihak. Salah satunya networking yang dapat dijalin adalah dengan Pusat Pengembangan UMKM. Harapan terjalinya networking ini dapat membantu perajin desa Nroto agar produk yang dihasilkan terjamin mutu dan standarisasinya diterima sesuai persyaratan pangan.

Minggu, 11 Maret 2012

Workshop Ekspor UKM Jateng

Usaha Kecil dan Menengah Jawa Tengah perlu menyiapkan diri dalam memasuki pasar luar negeri. Demikian ungkap Piett Berkemeyer dari GIZ selaku nara sumber pada acara workshop Ekspor dan Pembiayaan Ekspor yang diselenggarakan Kadin-Bank Jateng-GIZ-JCL Logistik. UKM berbasis ekspor perlu mendapat dukungan serta pendampingan dalam hal kualitas menuju standar global.Pada kegiatan ini Bank Jateng menawarkan fasilitas pembiayaan bagi UKM ekspor, sedangkan Kadin melalui Trade Information Center menawarkan membantu networking pasar dengan kadin manca negara. Sedangkan JCL Logistik siap membantu dalam hal pengiriman barang ke negara tujuan ekspor.

Kamis, 01 Maret 2012

Pameran Grafika

Pameran produk mesin mesin grafika digelar di Semarang mulai 1 hingga 4 Maret 2012 di PRPP Puri Anjasmoro Semarang. Pameran dibuka oleh Gubernur Jateng Bibit Waluyo. Dalam sambutannya gubernur menyampaikan terima kasih pameran berskala nasional ini di gelar di Semarang khususnya di lokasi PRPP yang  seharusnya tempat ini dibangun lebih baik lagi untuk event event berskala besar. Diharapkan juga Jawa tengah bisa menjadi barometer industri percetakan dan memalui industri ini dapat menyerap tenaga kerja sehingga dapat meminimalkan angka kemiskinan. Pameran akan dibuka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00. Berbagai ragam produk mesin pendukung industri grafika dari berbagai negara digelar dalam pameran ini oleh asosiasi grafika PPGI Jawa tengah.

Minggu, 26 Februari 2012

Pelatihan Manajemen Retail

Dalam usaha retail baik itu perseorangan maupun badan usaha, perlu adanya pembenahan pembenahan menurut kebutuhan dan skala usaha tersebut. Kebutuhan menaikkan omzet dan keuntungan usaha, peningkatan efektivitas dan efisiensi usaha merupakan hal yang mendapatkan perhatian dalam usaha retail. Latar belakang tersebut Kadin akan menyelenggarakan pelatihan manajemen retail bagi warung, kois, toko, mini market. Pelatihan akan dilaksanakan besok pada Rabu-Kamis 28-29 Maret 2012 jam 09.00 - 15.00. Biaya mengikuti pelatihan ini selama dua hari Rp 300.000,- Bagi yang berminat dapat langsung mendaftar atau hubungi Sekretariat Kadin Jawa Tengah Jl. Imam Bonjol 160 Semarang Telpon 024-3561464 atau email : info@kadinjateng.com

Penjaminan Kredit UKM Melalui PPKD


Sudah saatnya Indonesia mempunyai Perusahaan Penjaminan Kredit Daerah ( PPKD ) demikian ungkap Kenichi Tamagaki dari JICA pada saat sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan No 99/PMK.010/2011 tentang Penjaminan Kredit dan Perusahaan Penjaminan Ulang Kredit di hotel Quest Semarang. Dalam acara tersebut dipaparkan pengalaman Jawa Timur membentuk PPKD dengan nama Jamkrida Jawa Timur. Kendala yang dihadapi UKM untuk bisa akses kredit ke perbankan karena tidak punya agunan atau agunan yang dimiliki UKM kurang. Sosialisasi tersebut dihadiri pula oleh Hadi Santoso dari komisi III DPRD Jateng. Pembentukan PPKD di Jawa Tengah sudah selayaknya segera dibuat mengingat lebih dari 6,2 juta UMKM di Jawa Tengah yang belum bankable namun mempunyai kelayakan usaha yang layak perlu mendapatkan uluran. PPKD sesuai Permen tersebut dapat meningkatkan jumlah UKM yang dijamin. Sehingga lebih meluas kepada masyarakat di daerah yang mempunyai usaha mikro kecil. dengan demikian dampak sosial ekonominya untuk pemberdayaan ekonomi rakyat dan penciptaan lapangan kerja yang meluas di daerah.